SELAMAT DATANG DI 388ASIA - SITUS TARUHAN AGEN BOLA ONLINE, AGEN SABUNG AYAM ONLINE, SLOT GAMES ONLINE, LIVE CASINO ONLINE, BOLA TANGKAS ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA. SEBELUM MELAKUKAN DEPOSIT HARAP MENGHUBUNGI CS KAMI UNTUK NOMOR REKENING TERBARU. NIKMATI BERBAGAI PROMO MENARIK DARI KAMI HANYA DI 388ASIA.

Liverpool – Liverpool dinilai punya satu keuntungan kala menantang Manchester United di Old Trafford akhir pekan ini. Tuan rumah berpeluang besar tampil terbuka dan mengambil inisiatif, yang bisa jadi celah ‘Si Merah’.

Sama-sama butuh momentum positif usai menelan kekalahan, Liverpool dan MU akan saling berhadapan di Old Trafford, Sabtu (12/9/2015) malam WIB. Keduanya sejauh ini punya laju yang identik, sama-sama menang dua kali, memetik satu hasil imbang, dan menelan satu kekalahan.

Jika MU kalah 1-2 dari Swansea di laga terakhir, Liverpool memetik hasil yang lebih menohok. Mereka dihantam 0-3 oleh West Ham United di kandang sendiri. Padahal sebelumnya anak asuh Brendan Rodgers dinilai menunjukkan sinyal positif untuk musim ini. Mereka menang di dua laga pertama dan mengimbangi Arsenal di Emirates Stadium, tanpa kebobolan satu gol pun di periode ini.

“Ini sudah jadi start yang campur aduk untuk Liverpool. Beberapa laga pertama menjanjikan dan performa melawan Arsenal benar-benar bagus,” kata eks gelandang Liverpool, Steve McManaman dikutip Liverpool Echo.

“Tapi segalanya rusak di laga terakhir melawan West Ham. Itu adalah sebuah kejutan untuk sistem dan membawa semua orang kembali sadar,” imbuhnya.

Bermain tandang tentu tak akan mudah bagi Liverpool. Tapi justru ada sisi positif yang diyakini bisa diambil kubu Merseyside. Mereka bisa memancing tuan rumah untuk menekan dan kemudian berupaya memukul melalui serangan balik.

Meski begitu, McManaman juga menekankan bahwa pemenang di partai ini juga bakal ditentukan siapa yang bisa menjaga konsentrasi dan tak melakukan kesalahan.

“Musim masih sangat dini, tapi laga Sabtu nanti terasa seperti sebuah laga yang sangat penting untuk kedua klub. Dilihat cara bermainnya, rasanya akan mendukung Liverpool bermain tandang. Mereka akan mampu mengincar United lewat serangan balik,” sambung McManaman.

“Tim Manchester United ini bukanlah Manchester United yang dulu. Mereka punya masalah tersendiri terkait transisi. Liverpool mungkin menghadapi mereka di waktu yang tepat. Menyusul kekalahan dari Swansea, mereka sedikit kacau.”

“Mereka tampak rapuh di belakang, sama seperti Liverpool saat melawan West Ham. Tampaknya ini akan jadi satu dari laga-laga di mana tim yang membuat jumlah kesalahan paling sedikit yang menang,” demikian dia.

(raw/krs)